Ada 3 nama partai besar yang disebut mendapatkan aliran uang dari proyek e-KTP. Salah satunya yaitu PDIP yang disebut mendapatkan Rp 80 miliar.

“Terhadap terdakwa II (Sugiharto) bahwa untuk kepentingan penganggaran, Andi Agustinus alias Andi Narogong akan memberikan uang sejumlah Rp 520 miliar terhadap sebagian pihak, diantaranya PDIP sejumlah Rp 80 miliar,” kata sumber kumparan yang mengutip dokumen pengadilan, Rabu (8/3).

Uang Rp 80 miliar disebut sudah disiapkan semenjak akhir Februari 2011. Akan tetapi tak diterangkan, kepada siapa uang itu diberi. Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristianto menyangkal adanya uang e-KTP yang mengalir ke partainya. Hasto menegaskan, partainya tetap menyokong pemberantasan korupsi.

“Kami konsisten berperilaku aktif mendukung sebuah gerakan anti korupsi. Kami akan berperilaku adil dan menegakkan kebenaran,” kata Hasto di kediaman Megawati, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakpus.

Hasto menegaskan, PDIP akan menyokong KPK mengatasi kasus mega korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 2,5 triliun itu. Padahal ada sebagian nama kader PDIP yang disebut ikut serta terseret di kasus ini, PDIP konsisten yakin para kadernya cuma dicatut namanya.

“Kami sebagai partai konsisten dukung KPK sepenuhnya dan partai proaktif,” tegas Hasto.

[External Link : artcl / img ]
Baca Juga  Mantab, Buah Manggis Dari Mahasiswa Ini Cepat Berbuah, Apakah Rahasiannya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here